Jakarta, 5 November 2026 — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 terbaru telah dirilis, dan negara-negara Asia Timur kembali menunjukkan dominasi absolut mereka dalam pemeringkatan kualitas pendidikan global. Laporan asesmen yang mengukur kemampuan sains, matematika, dan membaca untuk siswa berusia 15 tahun ini menempatkan China di posisi puncak, disusul oleh Singapura dan Taiwan.

Berdasarkan data terbaru dari 91 negara dan wilayah yang berpartisipasi, enam posisi teratas secara keseluruhan disapu bersih oleh sistem pendidikan dari kawasan Asia Timur.

​Berikut adalah daftar 10 negara dan wilayah dengan skor rata-rata siswa tertinggi di dunia berdasarkan hasil PISA 2025:

​1. China (Skor rata-rata: 578,7) — Sains: 597, Matematika: 612, Membaca: 527

​2. Singapura (Skor rata-rata: 552,7) — Sains: 560, Matematika: 563, Membaca: 535

​3. Taiwan (Skor rata-rata: 531,3) — Sains: 540, Matematika: 546, Membaca: 508

​4. Makau — Sains: 541, Matematika: 549, Membaca: 501

5. ​Jepang — Sains: 538, Matematika: 525, Membaca: 516

​6. Korea Selatan — Sains: 526, Matematika: 522, Membaca: 515

​7. Estonia — Sains: 527, Matematika: 508, Membaca: 511

​8. Hong Kong — Sains: 496, Matematika: 528, Membaca: 500

​9. Inggris (Skor rata-rata: 497,7) — Sains: 511, Matematika: 488, Membaca: 494

​10. Selandia Baru (Skor rata-rata: 495,3) — Sains: 509, Matematika: 480, Membaca: 497

​Posisi Indonesia

Di sisi lain, Indonesia masih harus berupaya mengejar ketertinggalan mutu akademiknya. Dalam pemeringkatan terbaru ini, Indonesia berada di peringkat ke-72 dari 91 sistem pendidikan dunia.

​Siswa Indonesia mencatatkan skor rata-rata sebesar 372,7, dengan rincian skor Sains 389, Matematika 364, dan Membaca 365. Meskipun masih berada di peringkat bawah secara global, hasil ini tetap menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi sistem pendidikan nasional untuk terus melakukan perbaikan. PISA bukan sekadar tes untuk mengukur tingkat kecerdasan bawaan, melainkan gambaran riil dari pencapaian kemampuan akademik anak-anak dalam memecahkan masalah pada kehidupan nyata.